Menteri Pertanian RI Akan Hadiri Studentpreneur Bootcamp 2026 di UMM, Mahasiswa Agroteknologi Diimbau Berpartisipasi
MALANG — Menteri Pertanian Republik Indonesia dijadwalkan hadir dalam kegiatan Studentpreneur Bootcamp 2026 yang akan diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung mengenai kewirausahaan, pengembangan bisnis, serta peluang generasi muda dalam memperkuat sektor pertanian dan pangan. Studentpreneur Bootcamp 2026 mengangkat tema “Strategi Mengelola Bisnis Berkelanjutan”. Tema tersebut relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini karena suatu bisnis tidak cukup hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga perlu memperhatikan keberlanjutan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, inovasi, serta kemampuan menghadapi perubahan pasar. Seluruh mahasiswa Program Studi Agroteknologi UMM diimbau untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib dan penuh antusias. Kehadiran Menteri Pertanian RI diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus membuka wawasan mahasiswa mengenai besarnya peluang usaha di bidang pertanian, mulai dari bisnis benih, tanaman hortikultura, perkebunan, pertanian organik, teknologi pertanian, hingga pengolahan hasil. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun pola pikir kewirausahaan dan melihat ilmu Agroteknologi dari sudut pandang bisnis. Pengetahuan mengenai budidaya tanaman, perlindungan tanaman, teknologi benih, ilmu tanah, dan pengelolaan hasil dapat dikembangkan menjadi berbagai produk maupun layanan yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat. Mahasiswa Agroteknologi UMM diharapkan memanfaatkan kegiatan Studentpreneur Bootcamp 2026 sebagai sarana belajar, membangun jejaring, dan menggali inspirasi usaha. Informasi lebih lanjut mengenai waktu, lokasi, ketentuan pakaian, dan teknis kehadiran peserta akan disampaikan melalui kanal resmi UMM serta panitia kegiatan.
Field Trip Industri Perkuat Keterampilan dan Wawasan Karier Mahasiswa Agroteknologi UMM
MALANG — Field trip ke perusahaan pertanian menjadi salah satu metode pembelajaran yang membantu mahasiswa memahami dunia kerja secara langsung. Melalui kunjungan industri, mahasiswa Agroteknologi UMM dapat melihat penerapan ilmu, teknologi, dan standar kerja dalam kegiatan profesional. Mahasiswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai proses produksi, tetapi juga belajar mengamati permasalahan yang dihadapi perusahaan. Pengalaman tersebut melatih kemampuan berpikir kritis dan membantu mahasiswa memahami cara mencari solusi berdasarkan pengetahuan yang dimiliki. Kegiatan di lingkungan industri juga memperkenalkan mahasiswa pada keterampilan nonteknis. Komunikasi, kerja sama tim, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan karier. Field trip turut memberikan gambaran mengenai berbagai jenis pekerjaan yang dapat ditempuh lulusan Agroteknologi. Peluang karier tersedia di perusahaan benih, perkebunan, industri sarana produksi, lembaga penelitian, instansi pemerintah, dan usaha pertanian mandiri. Bagi calon mahasiswa baru, kegiatan ini memperlihatkan bahwa Agroteknologi UMM serius mempersiapkan lulusan untuk menghadapi dunia kerja. Pembelajaran tidak berhenti pada teori, tetapi diperkuat dengan pengalaman lapangan yang relevan dengan kebutuhan industri.