Potensi lokal terus menjadi perhatian dalam pengembangan penelitian pertanian, termasuk yang dilakukan oleh dosen Program Studi Agroteknologi UMM, Prof. Dr. Ir. Syarif Husen, MP. Penelitiannya yang mengangkat tema bioamelioran berbasis agen hayati lokal berhasil memperoleh pendanaan BIMA 2026. Agen hayati sendiri merupakan mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan.

Penggunaan agen hayati menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dalam pertanian modern. Melalui penelitian ini, Prof. Syarif berupaya menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mendukung produktivitas tanaman kedelai secara berkelanjutan.

Lahan kering dipilih sebagai fokus penelitian karena memiliki berbagai tantangan, seperti rendahnya unsur hara dan kualitas tanah yang kurang optimal. Dengan adanya bioamelioran, kondisi tanah diharapkan dapat diperbaiki sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik dan hasil panen meningkat.

Melalui dukungan pendanaan BIMA 2026, penelitian ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan secara luas. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen Agroteknologi UMM dalam mendukung penelitian berbasis potensi lokal yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat.