MALANG — Enam mitra dunia usaha dan dunia industri memberikan masukan bagi pengembangan Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang melalui Workshop DUDI. Para mitra tersebut berasal dari perusahaan yang bergerak dalam bidang perbenihan, perlindungan tanaman, sarana produksi, dan usaha pertanian.
Masukan yang disampaikan mencakup kebutuhan kemampuan teknis, penguasaan teknologi, komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi lingkungan profesional. Pandangan dari industri menjadi bahan penting dalam mengembangkan pembelajaran dan kegiatan mahasiswa agar tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Melalui keterlibatan perusahaan, Agroteknologi UMM dapat memperkuat program magang, pelatihan, penelitian, dan pembelajaran berbasis permasalahan nyata. Bagi calon mahasiswa, kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan di Agroteknologi UMM dirancang dengan mempertimbangkan perkembangan industri pertanian.