Kelas CoE Kelapa Sawit Agroteknologi UMM terus berkembang dengan dukungan berbagai pihak. Program ini tidak hanya melibatkan praktisi industri. Tetapi juga didukung oleh peneliti di bidang kelapa sawit.

Salah satu praktisi yang terlibat adalah Pak Kacuk Sunarto. Ia berperan sebagai dosen praktisi dalam program ini. Pengalamannya menjadi sumber pembelajaran bagi mahasiswa.

Selain itu, terdapat pula Pak Anshori sebagai peneliti kelapa sawit. Ia memberikan dukungan dalam pengembangan program CoE. Perannya sangat penting dalam memperkuat aspek ilmiah.

Kolaborasi antara praktisi dan peneliti menciptakan pembelajaran yang seimbang. Mahasiswa mendapatkan ilmu teori dan praktik sekaligus. Hal ini menjadi keunggulan Kelas CoE.

Pak Anshori menilai bahwa program ini memiliki potensi besar. Ia berharap Kelas CoE dapat mencetak lulusan yang kompeten.

Mahasiswa juga merasakan manfaat dari kolaborasi ini. Mereka mendapatkan wawasan yang lebih luas. Kelas CoE menjadi wadah yang ideal bagi mahasiswa. Mereka dapat belajar dari berbagai perspektif.

Dengan dukungan ini, Agroteknologi UMM semakin optimis. Program CoE Kelapa Sawit diharapkan terus berkembang.