Malang – Nama Prof. Ir. Henik Sukorini, M.P., Ph.D., IPM tidak asing bagi banyak mahasiswa, khususnya mereka yang aktif di bidang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan kegiatan kemahasiswaan. Sebagai akademisi Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Henik menjadi salah satu sosok yang menunjukkan bahwa dunia dosen bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga membimbing, menggerakkan, dan membuka jalan bagi prestasi mahasiswa.
Kedekatan Prof. Henik dengan dunia PKM menjadi inspirasi bagi mahasiswa Agroteknologi UMM. PKM merupakan ruang penting bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, menyusun gagasan ilmiah, bekerja dalam tim, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Di lingkungan seperti ini, peran dosen pembimbing sangat menentukan. Mahasiswa membutuhkan arahan akademik, motivasi, dan ketelitian dalam mengembangkan ide menjadi proposal yang kuat.
Bagi calon mahasiswa baru, kehadiran dosen yang aktif mendampingi mahasiswa menjadi nilai lebih. Mereka tidak hanya akan mengikuti perkuliahan, tetapi juga berpeluang mendapatkan bimbingan untuk mengikuti kompetisi, penelitian, pengabdian masyarakat, dan kegiatan pengembangan diri. Agroteknologi UMM menghadirkan kultur akademik yang mendorong mahasiswa berani mencoba dan bertumbuh.
Prof. Henik juga menjadi contoh bahwa prestasi akademik tertinggi dapat berjalan berdampingan dengan kepedulian terhadap pembinaan mahasiswa. Guru besar bukan hanya simbol capaian keilmuan, tetapi juga figur yang dapat menularkan semangat belajar, riset, dan kontribusi bagi masyarakat.
Melalui sosok Prof. Henik Sukorini, Agroteknologi UMM menunjukkan bahwa kualitas pendidikan dibangun oleh dosen-dosen yang memiliki kompetensi akademik dan kepedulian terhadap mahasiswa. Bagi orang tua, hal ini menjadi gambaran bahwa anak yang kuliah di Agroteknologi UMM berada dalam lingkungan yang mendukung prestasi, karakter, dan kesiapan masa depan. (PP)