Dari FLSP ke Peace Camp Internasional: Langkah Global Mahasiswa Agroteknologi UMM

Prestasi yang diraih Atha Inas Shafiyah sebagai Best Graduate FLSP Faculty Level 2026 membawanya pada kesempatan yang lebih luas di tingkat internasional. Mahasiswa Agroteknologi UMM angkatan 2024 tersebut terpilih untuk mengikuti Peace Camp Internasional di Camping Ground Oro-Oro Ombo, Kota Batu, bersama sejumlah lulusan terbaik lainnya dari berbagai program studi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh American Corner UMM ini akan mempertemukan peserta dari berbagai negara dalam sebuah program pertukaran budaya dan pengembangan kepemimpinan. Melalui kegiatan tersebut, peserta akan mengikuti berbagai aktivitas kolaboratif, berdiskusi, serta membangun jejaring internasional dengan teman-teman dari berbagai belahan dunia. Bagi Atha, kesempatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk memperluas wawasan sekaligus mengasah kemampuan komunikasi dalam lingkungan global. Ia berharap dapat belajar banyak dari keberagaman budaya dan perspektif yang akan ditemuinya selama kegiatan berlangsung. Keikutsertaan Atha dalam Peace Camp Internasional menjadi bukti bahwa mahasiswa Agroteknologi UMM memiliki daya saing yang kuat, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam kompetensi global. Prestasi ini sekaligus mencerminkan komitmen UMM dalam mendorong mahasiswa untuk berkembang dan berkiprah di tingkat internasional.

Tak Hanya Unggul di Pertanian, Mahasiswa Agroteknologi UMM Bersinar di Program Bahasa Asing

Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Atha Inas Shafiyah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Best Graduate Foreign Language for Special Purpose (FLSP) Faculty Level 2026. Mahasiswa angkatan 2024 tersebut berhasil menjadi lulusan terbaik setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan evaluasi yang menguji kemampuan bahasa asing, komunikasi, serta keaktifan selama mengikuti program. FLSP merupakan program pengembangan kemampuan bahasa asing yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi global. Melalui program ini, peserta tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga dilatih untuk meningkatkan kemampuan presentasi, berpikir kritis, dan berinteraksi dalam lingkungan multikultural. Atha mengaku bahwa proses yang dilalui selama mengikuti FLSP memberikan banyak pengalaman berharga. Menurutnya, kemampuan bahasa asing menjadi salah satu keterampilan penting yang dapat membuka lebih banyak peluang di masa depan, baik dalam bidang akademik maupun profesional. Prestasi yang diraih Atha menunjukkan bahwa mahasiswa Agroteknologi UMM tidak hanya unggul dalam bidang pertanian, tetapi juga mampu bersaing dalam pengembangan kompetensi global. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan diri melalui berbagai program yang tersedia di kampus.