Pelatihan ISO 9001:2015 Agroteknologi UMM Perkuat Kesiapan Mahasiswa Memasuki Industri

MALANG — Pelatihan Standardisasi Industri Berbasis ISO 9001:2015 Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang resmi dimulai pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti mahasiswa yang ingin memperkuat pemahaman mengenai standar mutu dan penerapannya di dunia kerja. Peserta diperkenalkan pada berbagai prinsip dasar sistem manajemen mutu, mulai dari pendekatan proses, orientasi kepada pelanggan, pengelolaan risiko, hingga perbaikan berkelanjutan. Materi tersebut membantu mahasiswa memahami bahwa keberhasilan industri tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh konsistensi setiap proses kerja. Melalui pelatihan ini, mahasiswa Agroteknologi UMM diharapkan lebih siap menghadapi lingkungan profesional yang menuntut ketelitian, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sesuai standar. Kegiatan tersebut menjadi nilai tambah bagi calon mahasiswa yang menginginkan pembelajaran akademik sekaligus penguatan keterampilan industri.

Mengapa Mahasiswa Agroteknologi Perlu Memahami Sistem Manajemen Mutu?

MALANG — Sistem manajemen mutu memiliki peran penting dalam industri pertanian karena setiap proses harus dilakukan secara terencana, konsisten, dan dapat dievaluasi. Mulai dari penyediaan bahan, proses produksi, pengendalian kualitas, hingga distribusi produk membutuhkan standar kerja yang jelas. Mahasiswa Agroteknologi perlu memahami manajemen mutu agar mampu menjaga kualitas produk pertanian dan mengurangi kesalahan dalam proses kerja. Pengetahuan ini dapat diterapkan pada industri benih, perkebunan, produksi tanaman, laboratorium, sarana pertanian, maupun usaha pengolahan hasil. Melalui pengenalan ISO 9001:2015, mahasiswa Agroteknologi UMM tidak hanya mempelajari cara menghasilkan tanaman yang baik, tetapi juga memahami cara mengelola proses secara profesional. Kompetensi tersebut membuat lulusan lebih siap bekerja, memimpin tim, maupun mengembangkan usaha pertanian sendiri.