Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meluluskan mahasiswa terbaiknya melalui kegiatan yudisium. Sebanyak 15 mahasiswa resmi dinyatakan lulus pada periode ini. Kegiatan yudisium menjadi momen penting yang menandai berakhirnya perjalanan akademik mahasiswa. Suasana haru dan bangga menyelimuti seluruh peserta yang hadir. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti prosesi tersebut.
Yudisium ini menjadi bukti keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan seluruh rangkaian studi. Mereka telah melewati berbagai tantangan akademik selama perkuliahan. Mulai dari praktikum, penelitian, hingga penyusunan tugas akhir. Semua proses tersebut membentuk kompetensi mahasiswa di bidang pertanian.
Program Studi Agroteknologi UMM dikenal memiliki kurikulum yang berbasis pada kebutuhan industri. Hal ini menjadikan lulusannya siap bersaing di dunia kerja. Selain itu, mahasiswa juga dibekali dengan keterampilan praktis di lapangan.
Salah satu lulusan, M. Hegel, berhasil menyelesaikan studinya dengan baik. Ia merupakan anak dari pasangan Pak Teguh dan Bu Sukapti. Hegel memperoleh indeks kelulusan sebesar 287,25. Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya dan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, pihak program studi menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan. Mereka berharap lulusan dapat berkontribusi di sektor pertanian. Tidak hanya itu, lulusan juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan.
Para lulusan kini siap melangkah ke dunia profesional. Mereka diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh. Dengan bekal yang dimiliki, lulusan Agroteknologi UMM optimis menghadapi masa depan.